Asal
Usul Fried Chicken dan Kepopulerannya di Indonesia
Berbicara soal asal usul ayam goreng tepung, menu ini sudah sangat umum di tengah
menjamurnya berbagai restoran cepat saji di Indonesia, khususnya di Jakarta. Karena kepopulerannya terus meningkat, saat ini sudah
banyak frenchise ayam goreng tepung lokal. Variasi ayam goreng
tepung saat ini pun jadi sangat beragam, mulai dari fried chicken spicy hingga
ayam goreng tepung geprek mozzarella yang sempat viral beberapa waktu
lalu.
Menu ayam goreng tepung di Indonesia lebih
dikenal dengan beberapa sebutan seperti ayam kriuk, ayam krispi atau ayam
kremes. Pada awalnya, menu makanan ini termasuk dalam golongan makanan biasa.
Melansir dari finedininglovers.com, setelah disinggung ke dalam persoalan
kategori fine dining, banyak restoran-restoran kelas atas yang
mulai mengangkat derajat masakan ini ke tingkat yang lebih tinggi. Meski
demikian, menu ayam goreng tepung kelas atas atau fried chicken "mahal.”
Fenomena ini pada dasarnya telah menyalahkan sejarah kultural munculnya menu
ayam goreng tepung.
Menu fried chicken atau ayam goreng tepung
tidak langsung muncul sebagai menu andalan restoran cepat saji. Setelah
PingPoint.co.id menelusur beberapa laman sumber, sajian ayam goreng tepung
muncul pertama kali pada abad ke 18 di Amerika Serikat. Awal mulanya, sajian
ini tidak menjadi menu sehari-hari melainkan hanya dikonsumsi pada hari-hari
tertentu saja. Singkat cerita, waralaba makanan siap saji membuat hidangan ayam
goreng tepung menjadi common food.
Versi ayam goreng di dunia ada sangat banyak.
Masing-masing negara atau bahkan tiap region terkadang
memiliki cita rasa serta ciri khas sajian ayam goreng tepungnya sendiri. Salah
satu negara yang memiliki banyak varian menu ayam goreng tepung adalah Korea
Selatan dan tentunya Indonesia. Terlepas dari varian ayam goreng tepung yang
ada di frenchise cepat saji seperti Mc Donald, KFC dan
sebagainya, sajian ayam goreng tepung sudah dekat dengan masyarakat sejak dulu.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar